NOTHING SPECIAL IN MY BIRTHDAY

Today is ID4 or some people will say “Independence Day”. Yeah, some people may say like that because they know that today is USA Independence Day. But ID4 has another meaning for me. Today is my birthday. I was born on 4th of  July 1975. Right now I have been living in this world for 33 years. I hope I will be a mature person and have a wide knowledge that I can share to another people.

Since I was a boy, my parents didn’t give something special on my birthday. I don’t know why. Maybe they didn’t want to spoilt me. So I grew up with nothing special in my birthday. All I know that birthday means the time for me to think and contemplate how much activities that I have done. And the important thing is I realize that I am small in the God’s eye.

Base on this fact, every birthday I just pray to God with the rest of my life may I could be the good person for another. I want to do my best for other people. And I hope at the end of my life, the people will know me as a person who dedicates to public activities. Amen.

Add comment Juli 4, 2008

MEMBANGUN PARIWISATA INDONESIA DI ERA EKONOMI PENGETAHUAN

Menurut Alvin Toffler perubahan ekonomi global dikelompokkan mejadi tiga periode yaitu :

Gelombang Pertama

Gelombang Kedua

Gelombang Ketiga

8000 BC - 1750

1750 - 1970

1970 - 20XX

Agriculture Economy

Industrial Economy

Knowledge Economy

Lands

Machines

Information Technology

Physical Labors

Blue-Collar Workers

Knowledge Workers

Pada era industrial economy muncul ditandai dengan adanya revolusi industri, sedang pada era knowledge economy ditandai dengan munculnya revolusi pada teknologi komputer dan komunikasi. OECD mendefinisikan knowledge economy (ekonomi pengetahuan) sebagai suatu ekonomi yang secara langsung didasarkan pada produksi, distribusi, dan penggunaan knowledge dan informasi. Sementara Hossain dan Cheng Ming (2004) mendefinisikan sebagai kegiatan ekonomi di mana ada proses produksi, distribusi, dan konsumsi pengetahuan yang berkelanjutan, serta adanya siklus memperluas pengetahuan terus-menerus untuk penciptaan kesejahteraan.

Implementasi dan peningkatan keunggulan dalam ekonomi pengetahuan melibatkan beberapa aktivitas dan komponen. Aktivitas dan komponen itu antara lain seperti disebutkan di bawah ini :

Aktivitas Ekonomi Pengetahuan

Knowledge Production Aktivitas produksi didasarkan pengetahuan dan ide baru
Knowledge Distribution Aktivitas penyebaran pengetahuan di antara anggota masyarakat
Knowledge Consumtion Penggunaan pengetahuan untuk menciptakan nilai dan membuat pengetahuan baru dari pengetahuan yang ada

Komponen Ekonomi Pengetahuan

Knowledge Organization Membuat, menerima, menyebarkan, mengelola, dan memanfaatkan pengetahuan
Knowledge Worker Kemampuan kreatif dan inovatif orang untuk menggunakan pengetahuan
Knowledge Goods Barang-barang yang berisi pengetahuan
Knowledge Service Service-service yang memiliki muatan kreativitas, ide baru, dan ketrampilan baru
Knowledge Asset Mencakup kreativitas, ide-ide dan pemikiran baru, skill, hak cipta, brain power, kemampuan inovatif, smart leadership, kemampuan kewirausahaan, brand, reputasi, pengakuan, dan know 1H & 5W.

Dikaitkan dengan pembangunan pariwisata Indonesia di era ekonomi pengetahuan berarti sektor pariwisata kita perlu memfokuskan pembangunannya pada tiga aktivitas dan lima komponen tersebut di atas agar sektor pariwisata kita bisa unggul bersaing dengan negara lain. Pariwisata tidak hanya mengedepankan keindahan alam saja, banyak hal yang perlu kita kembangkan sebagai daerah wisata selain keindahan alam. Orang saat ini mungkin hanya mengenal Bali atau Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata karena dua daerah tersebut memang memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya. Lalu bagaimana dengan daerah-daerah di Indonesia yang memang tidak memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya ? Pada dasarnya kita bisa menciptakan daerah tujuan wisata menurut keunikan dan ciri khas daerah masing-masing. Sebagai contoh kita bisa mengembangkan empat model wisata yaitu :

  1. Wisata Budaya
  2. Wisata Belanja
  3. Wisata Kuliner
  4. Wisata Alam

Bertolak dari tiga aktivitas dan lima komponen ekonomi pengetahuan, untuk menggarap empat model wisata tersebut berarti kita perlu menghasilkan ide baru atau pengetahuan wisata baru. Orang yang selama ini hanya mengenal obyek wisata dari segi budaya dan keindahan alam bisa dikenalkan lebih lanjut mengenai potensi wisata belanja dan wisata kuliner. Pengetahuan mengenai jenis obyek wisata baru ini perlu kita sebarluaskan ke masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri. Yang untuk selanjutnya pengetahuan mengenai pariwisata ini diharapkan mampu menciptakan nilai dan dikonsumsi oleh masyarakat banyak.

Berkaitan dengan lima komponen ekonomi pengetahuan yang meliputi knowledge organization, knowledge worker, knowledge goods, knowledge service, dan knowledge asset

Poin yang kedua knowledge worker, pada bagian ini kita perlu meningkatkan kemampuan insan-insan pariwisata dengan pengetahuan yang memadai seperti perkerja seni, pemandu wisata, perajin batik, pembuat makanan khas/tradisional agar mereka mampu go internasional atau paling tidak kinerjanya sudah bertaraf international.

Poin ketiga knowledge goods, pada bagian ini setidaknya kita perlu mengedepankan dan memperkenalkan produk atau barang-barang yang memuat nilai pengetahuan  seperti gamelan, kerajinan kain batik, seni wayang kulit, dan lain-lain.

Poin keempat knowledge service, pada bagian ini lebih dititikberatkan pada segi pelayanan. Segi pelayanan dalam industri pariwisata hendaknya bisa bertaraf internasional. Agen atau biro perjalanan wisata dan perhotelan perlu diupgrade sehingga mampu memberikan pelayanan yang memuaskan yang nantinya akan membuat para wisatawan merasa betah dan akan kembali lagi berkunjung ke Indonesia.

Poin kelima knowledge asset, pada bagian ini aset kebudayaan kita hendaknya perlu kita jaga dan kalau perlu dipatenkan sehingga kelak tidak muncul lagi pengakuan oleh bangsa lain akan aset budaya yang kita miliki. Generasi muda hendaknya bangga memiliki aset budaya yang adi luhung sehingga untuk masa yang akan datang tetap bisa mewarisi aset budaya yang sudah dimiliki oleh bangsa ini.

Untuk selanjutnya jika kesadaran kita dalam pembangunan sektor pariwisata di era ekonomi pengetahuan ini sudah meningkat maka sudah selayaknya sektor pariwisata bisa kita andalkan sebagai salah satu sumber devisa yang akan menggantikan pendapatan BBM jika kelak cadangan BBM kita memang sudah habis. Akhir kata majulah Indonesia dengan pariwisatanya yang mendunia.

Add comment Juni 25, 2008

BEREKSPERIMEN DENGAN BAHASA GAUL

Apakah Anda termasuk dari salah satu pengguna internet yang suka chatting ? Bagi Anda yang hobi chatting tentu tidak asing lagi dengan software aplikasi seperti Yahoo Messenger atau mIRC. Lalu apa hubungannya chatting dengan bahasa gaul. Ya, kalau Anda suka chatting berarti sudah tidak asing lagi dengan istilah-istilah berikut ini.

  1. GTG
  2. ASL
  3. FYI
  4. OIC
  5. LOL
  6. dll

Lepas dari istilah-istilah di atas pernahkah Anda terbersit suatu ide untuk menciptakan bahasa gaul sendiri ? Bahasa gaul memang memiliki keunikan tersendiri seperti yang pernah dipopulerkan oleh Debi Sahertian malahan dia sempat bikin kamus bahasa gaul atau ada juga dulu sempat terkenal dengan sebutan bahasa prokem. Yah, kesemuanya tadi memang bahasa yang digunakan oleh komunitas tertentu. Dan saya yakin setiap komunitas kadang ada yang memakai bahasa gaul sebagai suatu identitas yang nantinya bisa digunakan untuk memfilter seseorang yang belum paham dengan bahasa gaul kita tersebut.

Lalu apa kaitan dengan judul tulisan saya di atas. Ya, saya rasa kita tidak ada salahnya menciptakan suatu bahasa gaul bagi komunitas kita. Dulu sewaktu saya masih duduk dibangku SMU banyak teman saya memakai bahasa gaul dengan cara menyisipkan suatu suku kata di tengah kata yang kita sebutkan. Contohnya ada di bagian bawah ini :

Kata Normal Kata yang dimodifikasi
Sedang sede dadang
Kamu kada mudu
Pulang Pudu ladang
Aku Ada kudu
Mau Mada udu

Kalau dibuat kalimat misal kita akan menulis kalimat :

“Aku mau pulang”       berarti ditulis       “Ada kudu mada udu pudu ladang”

Selain bahasa tersebut di atas ada lagi suatu bahasa gaul yang susunannya dibuat terbalik. Contohnya ada di bagian bawah ini :

Kata Normal Kata yang dimodifikasi
Sedang gnades
Kamu umak
Pulang gnalup
Aku uka

Nah misal kita ingin merangkai kalimat “Aku mau pulang” berarti ditulis menjadi “Uka uam gnalup”

Dua contoh bahasa di atas hanyalah suatu sentilan saja buat Anda. Siapa tahu Anda malah lebih banyak memiliki bahasa gaul ketimbang saya. Jika Anda ingin berbagi mengenai bahasa gaul tolong beritahu saya bisa lewat japri di agungbudisantoso@gmail.com Malas luag !!! eh salah Salam gaul !!!

2 comments Juni 18, 2008

MENUNDA-NUNDA PEKERJAAN

Pernah nggak kita menghadapi pekerjaan yang menumpuk di meja sementara kita justru malas menyentuhnya dikarenakan kita tidak tahu harus memulainya dari mana ? Yah, suka atau tidak suka yang jelas pekerjaan itu harus selesai bukan ? Nah, berikut ini ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat buat Anda.

  1. Kerjakan dahulu pekerjaan yang paling mudah menurut Anda dan pekerjaan yang datelinenya paling mendesak.
  2. Pisahkan pekerjaan yang sudah Anda kerjakan dengan yang belum Anda kerjakan.
  3. Jangan tunda pekerjaan Anda walau datelinenya masih agak lama, karena jika dibiarkan ia akan semakin menumpuk dan Anda malas untuk mengerjakannya.
  4. Aturlah dan susun secara rapi hasil pekerjaan Anda, karena dengan tersusun dan tertata rapi Anda akan lebih mudah untuk mencarinya.

Empat tips di atas jika kita lakukan secara disiplin tentu tidak akan membuat kita jadi malas untuk mengerjakan pekerjaan kita. Dan satu hal terpenting dari tips-tips di atas adalah janganlah sekali-kali kita menunda pekerjaan kita.

Add comment Juni 17, 2008

MENGENAL SELUK BELUK AUTIS

Autis bukanlah suatu penyakit. Melainkan suatu keadaan yang disebabkan gangguan perkembangan pada sel-sel otak anak. Tak satupun orang tua yang ingin anaknya menderita autis. Namun kadang-kadang autis datang tanpa kita duga. Diperkirakan dua sampai empat dari seribu anak akan menderita autis. Jangan sampai menimpa anak Anda. Apa dan bagaimana autis menyerang anak Anda ?

APA ITU AUTIS ?

Autis dikenal sebagai kerusakan otak yang mengganggu perkembangannya, yang umumnya mulai terlihat ketika anak mulai berlatih berjalan, yaitu sebelum umur 3 tahun. Tapi dalam kasus tertentu bisa terlihat pada bayi berumur beberapa bulan, misalnya bayi menolak kontak mata, lebih senang bermain sendiri, dan tidak memberikan respon terhadap suara ibu.

BAGAIMANA GEJALANYA ?

Gejala-gejala autis antara lain, kesulitan melakukan interaksi sosial, tingkah laku yang sering mengalami pengulangan, kurang respon terhadap belaian kasih saying, hiperaktif atau tidak mempunyai aktifitas sama sekali, gangguan bicara, dan kesulitan menerima pelajaran.

Gangguan autistik ditandai 3 gejala utama yaitu gangguan interaksi sosial, gangguan komunikasi dan perilaku yang stereotipik. Di antara ketiga hal tersebut, yang paling penting diperbaiki lebih dahulu adalah interaksi sosial. Bila interaksi membaik, seringkali gangguan komunikasi dan perilaku akan membaik secara otomatis. Banyak orang tua yang mengharapkan anaknya segera bicara. Tanpa interaksi yang baik, bicara yang keluar seringkali berupa ekolalia, mengulang sesuatu yang didengarnya. Komunikasi juga tidak selalu identik dengan bicara. Bisa berkomunikasi non verbal jauh lebih baik dibandingkan bicara yang tidak dapat dimengerti artinya.

KRITERIA AUTIS MENURUT GANGGUAN AUTISTIK DSM IV

  1. Gejala kualitatif dalam interaksi sosial yang timbale balik. Minimal harus ada 2 gejala yaitu :
    1. Tidak mampu menjalin interaksi sosial yang cukup memadai, kontak mata sangat kurang, ekspresi muka kurang hidup, gerak-gerak kurang tertuju.
    2. Tidak bisa bermain dengan teman sebaya.
    3. Tidak dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain.
    4. Kurangnya hubungan sosial dan emosional yang timbal balik.
  2. Gangguan kualitatif dalam berkomunikasi, seperti :
    1. Bicara terlambat atau bahkan sama sekali tidak berkembang (tidak ada usaha untuk mengimbangi komunikasi dengan cara lain tanpa bicara).
    2. Bila bisa bicara, bicaranya tidak dipakai untuk berkomunikasi.
    3. Sering menggunakan bahasa aneh dan diulang-ulang.
    4. Cara bermain kurang variatif, kurang imajinatif, dan kurang bisa meniru.
  3. Suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang dalam perilaku, minat, dan kegiatan, dengan gejala :
    1. Mempertahankan satu minat atau lebih dengan cara khas dan berlebihan.
    2. Terpaku pada suatu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tidak berguna.
    3. Ada gerakan-gerakan yang aneh khas dan berulang-ulang.
    4. Sering terpukau pada bagian-bagian benda.
  4. Sebelum umur 3 tahun tampak adanya keterlambatan dalam bidang interaksi sosial, bicara dan bahasa, serta cara bermain yang kurang variatif.

Jadi perbaikan tidak hanya pada kontak mata saja, tetapi harus menyeluruh, bagaimana anak berinteraksi dengan lingkungannya. Kemampuan “sharing” sangat penting. Banyak anak autistik yang bisa menatap mata tapi tidak bisa berinteraksi, tentunya tujuan terapi bukan ini kan ?

Sumber : Amagram (Amway Indonesia Edisi Juli 2005)

Add comment Juni 17, 2008

BATERAI DARI NUTRISARI

Berawal dari ide bahwa larutan elektrolit bisa menghasilkan arus listrik jika dicelupkan logam tembaga dan seng sebagai kutub positif dan negatifnya, maka timbullah keinginan saya untuk bereksperimen secara kecil–kecilan. Sebagai informasi saya termasuk penggemar minuman instant seperti NutriSari dengan rasa jeruknya tersebut. Mengapa saya berani bereksperimen membuat baterai dari NutriSari karena setelah saya baca komposisinya terdapat kandungan pengatur keasaman jadi jika saya tambahkan air tentulah ia akan menjadi larutan yang bersifat asam.

Lalu langkah selanjutnya saya mencari logam tembaga dan seng yang akan saya jadikan kutub positif dan negatif. Pucuk dicinta ulam tiba ternyata di rumah masih ada sisa logam seng yang tidak terpakai maka segera saya potong untuk saya jadikan kutub negatif. Selanjutnya saya tinggal mencari tembaga untuk saya jadikan kutub positif. Untuk kabel tembaga saya sengaja beli kabel jenis NYA dengan diameter 2,5 mm2 (kalau tidak ada bisa kabel jenis NYM) di toko besi sepanjang 1 meter lalu saya potong kecil-kecil, setelah itu pada bagian ujungnya saya kupas sedikit supaya logam tembaganya bisa tercelup ke larutan asam yang sudah saya buat dari NutriSari.

Langkah terakhir saya tinggal beli kabel serabut dan jepit buaya di toko elektronik yang akan saya jadikan sebagai penghantar. Oh ya tak ketinggalan saya juga beli LED untuk saya jadikan sebagai beban apabila baterai NutriSari sudah bisa mengalirkan arus listrik.

Percobaan pertama, setelah larutan asam jadi saya masukkan seng dan tembaga ke dalam larutan tersebut. Karena saya merasa tidak yakin apakah eksperimen saya berhasil, maka saya coba mengukurnya dengan voltmeter apakah di antara dua kutubnya bisa menghasilkan beda potensial. Walhasil eksperimen saya berhasil walau dalam enam gelas larutan NutriSari hanya menghasilkan beda potensial sekitar 4,3 Volt. Dan kalau diukur dengan amperemeter menghasilkan arus sekitar 0,22 mA. Semula saya membuat larutan Nutrisari dengan air mentah dari PAM ternyata tidak mampu menyalakan LED. Tapi saya tidak kenal menyerah saya buat lagi enam gelas berikutnya dengan larutan yang sama tapi dengan air hangat yang sudah direbus dan ternyata bisa menyalakan LED saya tidak tahu kenapa. Mungkin di dalam larutan Nutrisari dari air PAM masih terlalu banyak kaporitnya sehingga larutan kurang begitu asam.

Namun saya belum menyelidiki sampai berapa lama LED akan tetap menyala dengan sumber tegangan enam gelas NutriSari tersebut. Apakah Anda tertarik bereksperimen seperti saya ? Silakan coba dengan larutan asam yang lain seperti asam sulfat atau asam khlorida atau asam-asam yang lain. Eeee … siapa tahu larutan dari asam Jawa juga bisa jadi baterai he he he ………

 

2 comments Juni 10, 2008

NONTON DEBAT CAGUB DAN CAWAGUB JATENG DI TVONE

Sebagaimana sudah diketahui bahwa Pilgub Jateng sebentar lagi akan dilaksanakan. Adapun pelaksanaannya yaitu tanggal 22 Juni 2008. Secara tidak sengaja saya melihat tayangan “Debat Cagub dan Cawagub Jateng” di TVONE pada hari Kamis malam yang berlangsung selama 2 jam.

Yang menarik dari acara tersebut adalah ketika para kandidat disodorkan beberapa persoalan yang berkaitan dengan Jateng dan diminta untuk mencari solusi dari persoalan-persoalan yang ada. Dan para kandidat menjawab cukup singkat karena terbatas oleh waktu yang diberikan. Adapun persoalan tersebut dirangkum menjadi 5 topik yang diundi ke masing-masing kandidat.

Saya menghargai semua jawaban para kandidat, namun saya juga akan menggarisbawahi 5 persoalan yang ditanyakan tersebut yaitu :

  1. Kemiskinan
  2. Pengangguran
  3. Pendidikan
  4. Korupsi
  5. Banjir & Ketahanan Pangan

Harapan saya tolok ukur keberhasilan mengatasi persoalan tersebut di atas janganlah ditinjau dari aspek kwantitatif saja melainkan ditinjau pula dari aspek kwalitatif. Maksud saya apa karena jika diukur dari aspek kwantitatif saja data-data yang ada di lapangan yang berupa angka-angka tersebut bisa saja dimanipulasi, tapi jika kita juga mengukur dari aspek kwalitatif kita bisa tahu juga sejauh mana secara kwalitas persoalan tersebut dapat terselesaikan. Memang harapan saya ini terlalu ideal tapi paling tidak kita punya gambaran yang jelas. Untuk mengatasi 5 persoalan di atas pun juga butuh waktu, sangat berat, dan komitmen yang tinggi agar Jawa Tengah ini bisa “Gemah ripah loh jinawi tata titi tentrem kartoraharjo” (mohon dikoreksi jika saya salah menuliskan pepatah Jawa yang sudah populer ini).

Selanjutnya agar pilgub bisa sukses berpartisipasilah dalam Pilkada tersebut. Karena saya juga warga Jawa Tengah maka saya hanya dapat berpesan janganlah golput walaupun para kandidat kurang berkenan di hati kita.

Pesan saya yang terakhir buat para kandidat jika sudah terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur contohlah para politisi Jepang yang memang benar-benar siap mundur dari jabatannya jika memang terbukti sudah tidak mampu lagi untuk menjadi pimpinan. Sukses Pilkada Jateng !!!

Add comment Juni 6, 2008

BERAMAL DENGAN ILMU

Ada orang beranggapan bahwa yang namanya beramal haruslah dengan harta atau uang. Anggapan ini memang tak sepenuhnya salah. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk beramal jika kita tidak berlimpah harta. Salah satunya dengan ilmu. Ilmu yang bermanfaat bisa menerangi kegelapan menjadi terang benderang. Orang yang tadinya tidak tahu menjadi tahu sehingga bekal pengetahuan yang telah dimilikinya bisa mengantarkan kepada kehidupan yang lebih baik.

Di dalam kitab suci disebutkan orang yang berilmu ditinggikan kedudukannya beberapa derajat. Maka sudah sepantasnya jika orang berilmu mengamalkan ilmunya untuk kepentingan orang banyak. Dengan ilmu yang dimilikinya keadaan bisa dirubah menjadi keadaan yang lebih baik. Yang tadinya carut marut bisa berubah menjadi teratur dan tertata rapi. Lalu bagaimana dengan Anda ?

Add comment Juni 5, 2008

MENJADI KAYA TANPA HARTA

Bisakah kita menjadi kaya tanpa memiliki harta yang banyak ? Jawabannya adalah bisa. Kita bisa disebut kaya jika kita sudah merasa tidak kekurangan, kita sudah merasa cukup dengan apa yang sudah kita peroleh. Dalam konteks ini yang kita pahami bahwa yang menjadi tolok ukur kekayaan bukanlah jumlah atau berapa banyak harta benda yang kita miliki, namun tolok ukurnya adalah sikap kita, perasaan kita dalam memandang harta yang kita miliki. Jika kita selalu merasa kekurangan meskipun penghasilan kita sudah banyak tentu rasa tidak puas dan rasa kurang bersyukurlah yang kita miliki. Kita selalu merasa khawatir, cemas dan tidak bisa tidur hanya karena pikiran kita selalu diselimuti oleh perasaan kekurangan akan harta.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah bahwa harta bukan segala-galanya yang bisa membuat kita bahagia. Banyak orang kaya harta malah bathinnya merasa sepi, sengsara dan tidak bisa tidur hanya karena mengurusi kekayaannya yang tak terhitung jumlahnya. Dalam pandangan kaum hedonis atau kaum materialis, harta memang menjadi tolok ukur kesuksesan seseorang. Orang akan dihormati dan disegani karena memiliki harta yang banyak. Tapi bagaimana jadinya jika kita kaya harta tetapi hati kita justru miskin, sikap kita selalu kurang puas dan kurang bersyukur ? Maka tak heran jika nantinya kita bisa disebut sebagai budak harta. Karena yang ada di dalam pikiran kita adalah bagaimana cara menimbun harta yang sebanyak-banyaknya disebabkan oleh perasaan takut akan kekurangan materi.

Jika kita memilih tolok ukur kekayaan adalah sikap kita, hati kita dalam memandang harta, tentu orang yang zuhud tidak akan tergiur dengan iming-iming kekayaan yang melimpah. Yang dia pikirkan adalah kebahagiaan hakiki yaitu kebahagiaan di hari akhir yang bersifat kekal. Karena di hadapan Tuhan kemuliaan seseorang bukanlah ditentukan oleh kekayaan, jabatan, dan kekuasaan. Melainkan seberapa besar nilai ketaatannya terhadap sang Khalik.  Bagi orang yang zuhud harta adalah nomor yang kesekian. Kekayaan yang kita miliki tidak selalu dikonotasikan dengan uang, melainkan hal-hal lain yang tidak bersifat materi seperti kesehatan dan ilmu. Alangkah malangnya jika seseorang bergelimang harta namun justru sering sakit-sakitan sehingga kekayaannya habis terkuras hanya untuk keperluan berobat supaya sembuh dari sakit yang dideritanya. Jadi hidup kaya tanpa harta adalah suatu pilihan. Pilihan agar kita tidak terjebak ke dalam pola hidup materialisme. Materi memang perlu tapi bukanlah yang utama.

Add comment Juni 5, 2008

MENYIKAPI KENAIKAN HARGA BBM

Keputusan pemerintah untuk tetap menaikkan harga BBM bersubsidi yaitu premium, solar, dan minyak tanah nampaknya merupakan harga mati. Keputusan tersebut akan berlaku pada hari Sabtu dini hari pukul 00.00 WIB tanggal 24 Mei 2008. Adapun perubahan harga yang terjadi adalah untuk premium harga per liternya menjadi Rp. 6000,00, solar Rp. 5500,00, dan minyak tanah Rp. 2500,00. Seperti kita ketahui kenaikan harga BBM selalu memicu polemik dan menimbulkan pro dan kontra. Dalam tulisan ini saya tidak hendak mengkritisi adanya kenaikan harga BBM, tetapi saya akan lebih menfokuskan pada pentingnya kita mencari alternatif lain selain BBM.
Harga BBM naik merupakan alternatif terakhir yang ditempuh oleh pemerintah ketika APBN sudah mulai tidak stabil atau cenderung defisit dan nampaknya ini adalah keputusan klise yang selalu diambil pemerintah sebagai solusi. Nah, berangkat dari konteks tersebut kita sebagai warga negara berarti sudah tidak asing lagi jika mendengar kabar bahwa harga BBM akan dinaikkan. Responnya pun bermacam-macam ada yang menolak, menerima dengan terpaksa, menerima dengan tulus, atau bahkan cuek tidak peduli.
Menurut pendapat saya, kenaikan harga BBM memang perlu disikapi. Namun dalam hal yang masih proporsional, selama kenaikan itu masih bisa ditolerir dan realistis kenapa tidak. Yang perlu kita lakukan adalah penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja kita supaya kita tidak menjadi defisit dengan adanya kenaikan harga BBM. Dalam masyarakat modern ketergantungan akan energi fosil khususnya minyak memang sangat tinggi untuk itu kita perlu belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Intinya adalah kita mulai sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan akan sumber energi dari minyak. Kita harus mulai menggunakan sumber energi alternatif walau pada awalnya energi tersebut tidak populer.
Penggunaan bioenergi atau BBN yang sudah dilontarkan oleh pemerintah juga nampaknya baru berjalan setengah-setengah. Jika penggunaan BBN dapat menggantikan peran dari BBM tentu setiap ada kenaikan harga BBM tidak akan memicu pro dan kontra, karena masyarakat kita sudah terbiasa dengan diversifikasi sumber energi. Yang menjadi masalah adalah masyarakat akan selalu memilih sumber energi yang secara prinsip ekonomi adalah yang paling murah. Ketika BBN dipandang secara ekonomi masih mahal tentu masyarakat akan memilih BBM. Atau ditinjau dari soal pendistribusian yang masih sulit tentu masyarakat akan memilih pendistribusian yang paling mudah dijangkau.
Selain penggunaan BBN sebenarnya masih ada sumber energi yang sangat melimpah di negara kita yang terletak di tengah garis khatulistiwa ini yaitu energi matahari. Pemanfaatan sumber energi matahari nampaknya belum populer di negara kita, sebagai contoh kita jarang menemui tiap-tiap rumah terpasang solar sel atau heater untuk memanaskan air. Dikatakan kurang populer mungkin karena harganya relatif masih mahal dengan energi listrik jika kita membeli dari PLN. Saya optimis jika kelak harga BBM sudah tidak terjangkau lagi pasti perhatian masyarakat akan melirik ke sumber energi ini. Sebagai penghujung tulisan saya hanya ingin mengatakan pentingnya kita melakukan diversifikasi sumber energi. Sehingga jika cadangan sumber energi dari BBM sudah menipis kita tidak akan bingung karena kita sudah terbiasa melakukan diversifikasi sumber energi.

2 comments Mei 24, 2008

Previous Posts


 

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kategori

Halaman

Blogroll

Link

Arsip

Yang sedang Online

Komentar Terakhir

bubud75 di BEREKSPERIMEN DENGAN BAHASA…
obetz di BEREKSPERIMEN DENGAN BAHASA…
bubud75 di TARIF BARU PLN GOLONGAN R, B, …
Dependableness di TARIF BARU PLN GOLONGAN R, B, …
bubud75 di BATERAI DARI NUTRISARI

Blog Stats

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogging Competition

Blogging Competition

Site Meter

Blog's Worth


My blog is worth $1,129.08.
How much is your blog worth?

StatCounter