Posts filed under 'Politik'
SHARING PENGALAMAN MENJADI ANGGOTA KPPS
Tepatnya pada tanggal 9 April 2009 kemarin saya bertugas sebagai anggota KPPS. Adapun tugasnya yaitu menghitung perolehan suara pada tiap-tiap parpol peserta Pemilu legeslatif 2009. Dari DPT yang ada di TPS 11 tempat saya bertugas terdapat 297 calon pemilih namun hanya 55 orang yang tidak menggunakan hak pilihnya. Sedang calon pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat ada sekitar 242 orang. JIka dihitung di TPS 11 jumlah peserta yang golput ada sekitar 18,5 %. Dari 242 suara yang ada terdapat pula surat suara yang tidak sah sekitar 14 suara untuk DPR pusat, 11 suara untuk DPR Provinsi dan 11 suara untuk DPR kabupaten/kota. Melihat jumlah surat suara yang tidak sah tersebut nampaknya masih terdapat pemilih yang belum paham dalam menyontreng surat suara yang ada. Sebagian kesalahan terdapat pada hasil contrengan ganda pada dua parpol yang berbeda, ada lagi terdapat contrengan pada salah satu parpol, namun calon legeslatifnya dari parpol yang lain, ada juga surat suara yang kosong tidak diapa-apakan alias kosong tanpa contrengan. Tapi saya akhirnya berkesimpulan bahwa jumlah surat suara yang tidak sah jumlahnya relatif sedikit dibanding jumlah surat suara yang sah. Dan melihat jumlah pemilih yang golput juga tidak seberapa ini berarti kesadaran warga untuk menggunakan hak pilihnya masih cukup baik.
Pada saat saya bertugas sebagai KPPS yang terdiri dari 6 orang anggota dan 1 ketua ditambah 2 orang Linmas jika tidak dibantu warga pelaksanaan pemilu legeslatif 2009 di TPS 11 mungkin akan berjalan kurang begitu lancar sebab persiapan untuk pembuatan TPS sudah memakan waktu yang tidak sedikit. Saya merasakan partisipasi warga masih positif dalam menyambut Pemilu 2009 ini. Adapun tugas-tugas yang dilakukan sebagai anggota KPPS dari mulai menghitung suara sampai dengan membuat berita acara cukup menyita waktu dan energi tersendiri. Pengalaman yang saya dapatkan yaitu jika penghitungan suara terdapat kesalahan tentu akan mempengaruhi dalam pembuatan berita acara pemilu. Sebab rangkaian kegiatan tersebut harus berjalan dengan sebaik mungkin sehingga pelaksanaannya tidak sampai molor berjam-jam. Melihat pelaksanaan yang dilakukan di TPS lain terdapat juga pelaksanaan yang sampai molor hingga pukul 12 malam belum selesai dalam pembuatan berita acara. Tapi alhamdullilah di TPS 11 pukul 10 malam sudah selesai dalam mebuat berita acara sehingga dapat langsung dikirim ke tempat pengumpulan suara di KPU.
Pemilu legeslatif 2009 ini merupakan pengalaman pertama saya sebagai anggota KPPS sebelumnya saya belum pernah menjadi petugas di TPS. Jika pada pemilu-pemilu sebelumnya saya hanya sebagai pemilih maka pada tahun ini saya merangkap sebagai pemilih dan petugas di TPS. Tak terasa tugas yang diberikan kepada saya lumayan menyita waktu dan konsentrasi. Namun semua itu saya lakukan dengan enjoy sehingga saya tidak merasa begitu terbebani. Justru saya mendapatkan pengalaman positif dari pelaksanaan Pemilu 2009 ini. Akhirnya saya hanya bisa berharap semoga pelaksanaan Pemilu 2009 di negara kita bisa menghadirkan anggota-anggota dewan yang benar-benar memperhatikan kepentingan rakyat bukan kepentingan-kepentingan pribadi. Sebab sangat disayangkan jika Pemilu 2009 ini yang sudah menghabiskan uang rakyat begitu banyak nantinya hanya menghasilkan anggota-anggota dewan yang hanya bisa duduk-duduk saja, atau malah tidur ketika siding dalam membahas kepentingan rakyat. Bagi para caleg yang terpilih sebagai anggota dewan saya mengucapkan selamat berjuang, mari kita ciptakan Indonesia baru yang lebih bermartabat.
Add comment April 12, 2009
NONTON DEBAT CAGUB DAN CAWAGUB JATENG DI TVONE
Sebagaimana sudah diketahui bahwa Pilgub Jateng sebentar lagi akan dilaksanakan. Adapun pelaksanaannya yaitu tanggal 22 Juni 2008. Secara tidak sengaja saya melihat tayangan “Debat Cagub dan Cawagub Jateng” di TVONE pada hari Kamis malam yang berlangsung selama 2 jam.
Yang menarik dari acara tersebut adalah ketika para kandidat disodorkan beberapa persoalan yang berkaitan dengan Jateng dan diminta untuk mencari solusi dari persoalan-persoalan yang ada. Dan para kandidat menjawab cukup singkat karena terbatas oleh waktu yang diberikan. Adapun persoalan tersebut dirangkum menjadi 5 topik yang diundi ke masing-masing kandidat.
Saya menghargai semua jawaban para kandidat, namun saya juga akan menggarisbawahi 5 persoalan yang ditanyakan tersebut yaitu :
- Kemiskinan
- Pengangguran
- Pendidikan
- Korupsi
- Banjir & Ketahanan Pangan
Harapan saya tolok ukur keberhasilan mengatasi persoalan tersebut di atas janganlah ditinjau dari aspek kwantitatif saja melainkan ditinjau pula dari aspek kwalitatif. Maksud saya apa karena jika diukur dari aspek kwantitatif saja data-data yang ada di lapangan yang berupa angka-angka tersebut bisa saja dimanipulasi, tapi jika kita juga mengukur dari aspek kwalitatif kita bisa tahu juga sejauh mana secara kwalitas persoalan tersebut dapat terselesaikan. Memang harapan saya ini terlalu ideal tapi paling tidak kita punya gambaran yang jelas. Untuk mengatasi 5 persoalan di atas pun juga butuh waktu, sangat berat, dan komitmen yang tinggi agar Jawa Tengah ini bisa “Gemah ripah loh jinawi tata titi tentrem kartoraharjo” (mohon dikoreksi jika saya salah menuliskan pepatah Jawa yang sudah populer ini).
Selanjutnya agar pilgub bisa sukses berpartisipasilah dalam Pilkada tersebut. Karena saya juga warga Jawa Tengah maka saya hanya dapat berpesan janganlah golput walaupun para kandidat kurang berkenan di hati kita.
Pesan saya yang terakhir buat para kandidat jika sudah terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur contohlah para politisi Jepang yang memang benar-benar siap mundur dari jabatannya jika memang terbukti sudah tidak mampu lagi untuk menjadi pimpinan. Sukses Pilkada Jateng !!!
Add comment Juni 6, 2008










